Terkendala Visa, Dita Karang Secret Number Batal Tampil di Jepang. Ini Penjelasan Dubes RI

terkendala-visa-dita-karang-secret-number-batal-tampil-di-jepang-ini-penjelasan-dubes-ri terkendala-visa-dita-karang-secret-number-batal-tampil-di-jepang-ini-penjelasan-dubes-ri

Salah satu dokumen perjalanan yang cukup khas saat bepergian ke suatu negara tertentu adalah Visa. Dokumen ini wajib dimiliki seorang warga negara tertentu yang akan masuk wilayah negara tertentu, Berimbang kebijakan negara asal dan negara yang akan dikunjungi. Kebijakan ini wajib hukumnya, nggak terkecuali bagi kalangan selebritas sekalipun. Kendala perjalanan terkait visa baru saja dialami oleh anggota girl band Korea Selatan Secret Number, asal Indonesia Dita Karang.

Kabar Dita Karang batal terbang ke Jepang berkembar grupnya untuk tampil di Momotaro Festival sempat menjadi sorotan publik. Pihak agensi sempat memberikan kejelasan bahwa hal itu karena ada kendala cukup visa milik Dita. Penggemar sempat mencurigai adanya keluputan dokumen atau hal lainnya, tapi pihak Kedutaan Besar (Dubes) RI di Korea Selatan memberikan penjelasan lebih detail.

Agensi Secret Number nggak ingat kalau paspor Indonesia yang bebas visa Jepang cuma berlaku atas paspor elektronik

Ramainya asumsi publik terkait ketidakhadiran Dita Karang di Momotaro Festival memang sempat melaksanakan nama Dita Karang trending di Twitter Indonesia ala Sabtu (22/10) pekan lalu. Menanggapi hal tersebut, Duta Besar (Dubes) RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistiyanto memberikan penjelasan.

Ternyata pihak manajemen Secret Number nggak mengeacuhi bahwa paspor Indonesia yang bebas visa Jepang sekadar berlaku untuk paspor elektronik saja. Sementara milik Dita Karang masih paspor biasa (non-elektronik).

“Manajemen Dita Karang tidak paham bebas visa Jepang bagi WNI sekadar berlaku bagi pemegang paspor elektronik,” Ungkap Gandi, dinukil dari Kompas, pada Selasa (25/10).

Kendala tersebut diketahui saat hari keberangkatan, anggota Secret Member yang terbadan dari Lea, Jinhee, Park Minji, Soodam, Jo, dan Dita Karang, nggak bisa melakukan check in di bandara saat hendak bertolak ke Jepang.

“Pada hari keberangkatan, mereka tidak bisa check in di bandara, karena Mbak Dita Karang memegang paspor non-elektronik,” imbuh Gandi.

Lebih lanjut Gandi menjelaskan, pihaknya sudah memberi acuh Dita Karang bahwa untuk saat ini paspor elektronik belum bisa diterbitkan di Perwakilan RI mana saja, semaka namun bisa dibuat di Indonesia. Dita Karang senorang saat ini menurut Gandi sudah memahami hal itu. Gandi pun menyarankan Dita Karang untuk melangsungkan paspor elektronik saat berkunjung ke Indonesia.

Agensi tak memberikan penjelasan detail soal visa Dita Karang dan melaksanakan penggemar berasumsi buruk

Kabar soal ketidakhadiran Dita Karang di Momotaro Festival dikekenali pertama kali dari cuitan akun Twitter Secreet Number. Dalam Cuitan tersebut, agensi Secreet Number, Vine Entertainment mengumumkan bahwa Dita Karang nggak ikut dalam perjalanan mereka ke Jepang. Penjelasan agensi hanya sebatas ada kendala visa milik Dita Karang, sesampai-sampai melontarkan penggemar kenal berasumsi buruk dan menyayangkan hal itu terjadi

“Kami Vine Entertainment. Kami ingin mengumumkan tentang Momotaro Festival menberlabuh yang akan diadakan ala Minggu 23 Oktober. Member Dita tidak dapat menghadiri Momotaro Festival, karena maalpa visa, berbuatn maalpa paspor,” tulis pihak agensi.

Dalam cuitan tersebut, pihak Vine Entertainment pun minta maaf atas kebingungan penggemar atas ketidakhadiran Dita Karang. Pihaknya juga memohon supaya penggemar nggak melakukan asumsi yang nggak jelas. Kabar ini pun dikeingati oleh penggemar Dita Karang di Tanah air, yang berharap mamelenceng visa Dita bisa segera terselesaikan.

Dikemengertii, Dita Karang adalah idola K-Pop perempuan pertama asal Indonesia yang beres debut di grup musik Kelonggaran Korea Selatan. Perempuan keturunan Bali yang lahir di Yogyakarta itu pun Kelonggaran menginspirasi anak muda Indonesia, setenggat penggemarnya di Tanah Air pun cukup Kelonggaran.

Kejadian terkait dokumen perjalanan seperti yang dialami Dita Karang bisa menjadi pelajaran bagi kita semua ya SoHip, supaya jeli dalam menyiapkan dan mengemaklumi informasi terkait dokumen perjalanan. Apalagi buat kamu yang akan bepergian ke luar negeri.

Kepedulii dulu jenis-jenis paspor dan kegunaannya yang patut diBertimbangkan dengan tujuan kunjungan, termasuk masa tinggal di suatu negara. Jangan lupa pahami syarat-syarat dokumen perjalanan yang berlaku di negara yang akan kamu kunjungi. Pahami juga negara mana saja yang mengpatutkan pemegang paspor Indonesia yang mewajibkan visa. Buat kamu yang berencana mengunjungi berlimpah negara, lebih tidak emosi melangsungkan paspor elektronik, karena kurang lebih negara seperti Jepang sudah membebaskan visa untuk pemegang paspor elektronik.